Siaran Radio: “Public Service with Personal Approach”

Sudah lama aku tidak benar-benar mendengarkan radio. Sudah lama juga tidak bersinggungan di dunia siaran lagi sejak mengenalnya pertama kali di pertengahan 2001 dan kutinggalkan betul-betul di akhir Maret 2004. Tapi, semalam—lebih tepatnya dini hari tadi—aku tiba-tiba kembali jadi pendengar radio. Bukan cuma menyalakannya untuk mengisi kesenyapan malam, tapi benar-benar mendengarkan.

 

Gara-gara espresso di vanilla latte yang kuminum sebelumnya, jadilah mata ini tidak mau diajak kompromi untuk tidur. Sambil menghabiskan novel yang sedang kubaca, kupasang earphone dari MP3 recorder, kuputar menu FM radionya dan secara kebetulan tertambatlah aku di sebuah program bertajuk Insomnia. Kebetulan berikutnya, program itu diputar di stasiun radio tempat pertamaku siaran dulu!

Continue reading