Wartawan Tanpa (Terikat) Media
Beberapa minggu belakangan ini aku mengusik diri dengan sebuah pertanyaan, “Mungkinkah seorang wartawan atau jurnalis tetap menjalankan kerja-kerja jurnalistiknya tanpa terikat pada media tertentu?”
Atau, dengan kata lain, mungkinkah seorang wartawan tetap jadi wartawan tanpa harus bekerja di media tertentu. Bukan sekadar jadi jurnalis lepas atau freelance journalist. Tapi, aku mendamba sebuah tatanan yang mengakui eksistensi wartawan tanpa ia harus terikat secara administratif dengan satu media tertentu. Dia bebas melaporkan atau mereportase apapun, dari sudut pandang manapun, bebas pula menuliskannya di medium apapun dengan cara bagaimanapun. Adakah?
Tags: freelance journalist, wartawan
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.
March 24, 2008 at 5:58 am
tatanannya yang harus diubah?
atau..
pola pikir manusianya yang harus diubah?
seperti memperdebatkan guyonan lawas ya..
“duluan mana, ayam atau telor?”
^_^
July 22, 2008 at 3:54 pm
Ada…. asal kita punya media sendiri.
wartawan yang tetap jadi wartawan tanpa harus bekerja juga banyakkk….
July 23, 2008 at 4:07 pm
Tulisanmu neng kompas apik Zak, sangat inspiratif, banyak yg suka. Selamat!!
July 24, 2008 at 3:07 am
terima kasih, terima kasih…
syukurlah zen, berarti apresiasi dan dialog belum mandeg.
semoga kita bisa terus berkarya.
July 24, 2008 at 6:18 am
wogh… metu nang kompas to…
kapan?
August 1, 2008 at 7:48 am
hehe.. makasih atas apresiasinya di blog saya.
MUNGKIN..
Kalo saya usul Goenawan Mohamad sebagai presiden jurnalis Indonesia setuju nggak mas..? Hehe..
August 1, 2008 at 8:00 am
klo aku sih setuju-setuju saja.
yg susah setuju kan yg punya kepentingan,
terutama kepentingan bisnis.
lha wong bisnis media jurnalistik skrg kan sdh ganti prinsip,
dari penyuara kepentingan publik
jd market-driven journalism.
ya kan?!
December 20, 2008 at 1:25 am
bisa ajah tuh…
kata orang,pers sebagai salah satu pilar demokrasi…sedangkan saat sekarang tidak sedikit pers yang tidak independen..juga tidak sedikit beredar jurnalis/wartawan bodrek…
dibutuhkan banyak jurnalis yg independen,tidak melayani pesanan tertentu,yg mau menulis keadaan apa adanya,,
December 30, 2008 at 2:03 pm
aku jujur ingin sekali menjadi freelancer journalist… tetapi mengingat kini kita tahu dunia internet telah ada.itulah menjadi fasilitas dari journalist masa kini…
February 27, 2009 at 1:58 pm
Mmasyarakat nge-blog katanya ibarat wartawan tanpa terikat media…. Salam kenal ya……
April 1, 2009 at 6:07 am
halo bang zaki,nimbrung ya..
sepengetahuan saya, wartawan tanpa terikat media itu bisa masuk dalam definisi lain dari citizen journalism. ketika pers sbg institusi tdk bisa dijadikan sandaran (utamanya atas fungsi surveillance-nya dalam konsep the fourth estate) karena terikat berbagai kepentingan (t’masuk intervensi negara dan pemilik media), masyarakat sendiri bisa mengambil peran sebagai pengawas. Tdk perlu hrs masuk ke media itu sendiri, toh sudah cukup ruang dgn adanya perkembangan budaya blogging, yg pntg tinggal bagaimana membangun komunitas masyarakat yg kritis dan aktif dlm kerangka citizen journalism..